Di Makassar Kasus Kanker Payudara Masih Tertinggi

kanker payudaraAsal anda tahu aja kasus kanker payudara tetap berada di urutan pertama dibanding kanker rahim (serviks) yangg konsisten mengintimidasi kaum wanita di makassar. oleh karena itulah di makassar kasus kanker payudara masih tertinggi nah untuk informasi lebih lengkap tentang kasus kanker payudara di makasar anda dapat ulas seara lengkapnya disini.

Dari data Lembaga Kesehatan Pemprov Sulsel tercatat 170 kasus kanker payudara sendiri terdaftar kurang lebih 317 kasus wanita yg terdeteksi mengalami sakit kanker payudara. Sementara kasus Kanker Rahim (Serviks) ada 64 kasus di Makassar & di Sulsel rata rata 460 kasus.

Kepala Instansi Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Azikin pada Liputan6.com mengakui, kanker payudara berada di urutan mula-mula yang merupakan penyakit yg meneror kaum wanita di Makassar.

“Data di Dinkes Sulsel itu yang diperlihatkan ke kami. Kanker payudara tetap Rangking perdana begitu pun di Makassar. Di Mana Sulsel jumlah yang terdaftar 170 kaum wanita yang terdeteksi sementara kusus kota Makassar sendiri ada 317 yang sementara menjalani perawatan medis & kemoterapi, “terang Naisyah disela-sela aktivitas pencanangan acara nasional peningkatan peran pun penduduk dalam pencegahan & deteksi dini kanker terhadap wanita di Indonesia yang berjalan di puskesmas Batua Raya Makassar yang dihadiri oleh istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Hj. Mufida Jusuf Kalla, Selasa (21/4/2015).

Naisyah mengungkapkan196 warga bakal diperiksa IVA yang segera disaksikan oleh Ibu Wapres Republik Indonesia, Hj. Mufida Jusuf Kalla & Bila ditemukan terdeteksi virus kanker yang dimaksud dapat dirujuk ke RSU Daya Makassar. Kemudian apabila telah berstatus stadium ganas (ke3) sehingga dirujuk kembali ke RS. Wahidin sudirohusoda.

“Di perayaan hari kartini ini ada sekitar1000 ibu persit yang akan mengikuti sensor IVA & warga umum ada 196 orang. Pemeriksaannya dengan cara free & itu bakal berlanjut konsisten, sekedar catatan di Makassar terdapat 235.148 wanita & kita harapkan mampu memeriksakan kesehatannya sejak dini. “tandasnya.

Nurlina zubair salah satu orang penduduk mantan penderita kanker rahim (serviks) memaparkan perjalanan hidupnya sejak divonis dokter terdeteksi sakit kanker rahim ialah terhadap th 2012.

Diwaktu terdeteksi kanker rahim stadium ganas merupakan stadium tiga. Beliau wajib menjalani kemoterapi & terapi yang lain tatkala 18 bulan.

“Saya beranikan diri berdiri dihadapan para wanita dikegiatan ini cuma mau memberitahu terhadap mereka yang ada disini bahwa Kanker tak menakutkan seperti orang perkirakan. & didalam menjalani kemoterapi pun saya sanggup menjalani pendidikan saya sampai selesai, “kata wanita umur 52 ini. (Eka Hakim)

Sekian yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat bagi anda atau keluarga,Nah untuk informasi terupdatenya dapat anda simak hanya di  solusi mengatasi kanker payudara

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *